Home OlahragaEksel Runtukahu: Dari Ambisi di Persija Menuju Panggung Pembuktian Bersama Garuda di Piala AFF 2026

Eksel Runtukahu: Dari Ambisi di Persija Menuju Panggung Pembuktian Bersama Garuda di Piala AFF 2026

by Total Sports
0 comments

Panggilan untuk membela Timnas Indonesia bukan sekadar tugas profesional bagi seorang pesepak bola, melainkan puncak dari narasi perjuangan panjang yang dirajut dengan keringat dan dedikasi. Bagi penyerang Persija Jakarta, Eksel Runtukahu, pemanggilan dirinya ke dalam pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Jakarta menjadi momen emosional yang menandai titik balik kariernya. Di bawah komando pelatih berpengalaman, John Herdman, Eksel kini berdiri di ambang pintu sejarah, berupaya keras mengamankan satu tempat di skuad utama untuk perhelatan bergengsi Piala AFF 2026 yang akan digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang.

Mewujudkan Janji pada Diri Sendiri

Perjalanan Eksel Runtukahu menuju tim nasional bukanlah hasil dari keberuntungan semata. Jauh sebelum namanya tercantum dalam daftar 23 pemain yang dipanggil John Herdman, ia telah membangun fondasi mental yang kuat. Saat pertama kali memutuskan untuk berlabuh di Persija Jakarta pada Juni 2025, Eksel sudah menetapkan target pribadi yang cukup ambisius: menembus skuad Garuda sebelum menginjak usia 30 tahun.

"Kenapa saya pilih tempat ini, Persija? Karena saya punya ambisi besar untuk bisa masuk ke Tim Nasional sebelum umur 30. Saya tahu tantangannya berat, tapi saya yakin dengan kerja keras di klub, peluang itu akan datang," ujar Eksel dalam sebuah wawancara saat masa adaptasinya di Persija setahun lalu. Kini, saat ia berdiri di lapangan latihan Timnas Indonesia, mimpi itu bukan lagi sekadar angan-angan, melainkan realitas yang tengah ia perjuangkan.

Transformasi Performa di Persija: Kunci Kepercayaan Pelatih

Dibalik terpilihnya Eksel, terdapat statistik impresif yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Selama membela panji Macan Kemayoran musim lalu, ia menjelma menjadi salah satu striker lokal paling mematikan. Dengan catatan enam gol dan tiga assist dari 23 pertandingan, Eksel menunjukkan bahwa dirinya memiliki naluri gol yang tajam dan visi permainan yang cukup untuk bersaing di level kompetisi tertinggi.

Kontribusinya bagi Persija bukan hanya soal angka. Kemampuannya dalam mencari ruang, menekan pertahanan lawan, dan kedisiplinan taktis yang ia tunjukkan di bawah arahan pelatih klub, menjadikannya profil pemain yang dicari oleh John Herdman. Pelatih asal Kanada tersebut dikenal sangat mengutamakan efektivitas dan etos kerja, dua kualitas yang memang menjadi kekuatan utama Eksel selama musim 2025/2026.

Pemusatan Latihan: Medan Perang Menuju Skuad Final

Pemusatan latihan (TC) di Jakarta saat ini bukan hanya sekadar ajang berkumpul, melainkan medan pertempuran bagi para pemain untuk membuktikan kelayakan mereka. John Herdman, yang dikenal perfeksionis, memberikan porsi latihan yang intensif untuk mematangkan strategi jelang Piala AFF 2026. Bagi Eksel, setiap detik di lapangan adalah kesempatan untuk mencuri perhatian sang pelatih.

"Bagi saya, ini jadi salah satu mimpi yang akhirnya terwujud. Tentu saya sangat bangga dan bersyukur bisa mendapat kesempatan ikut TC Timnas. Namun, saya sadar bahwa dipanggil bukan berarti aman. Saya harus memberikan yang terbaik di setiap sesi latihan agar bisa masuk dalam skuad final," ungkap Eksel dengan nada penuh kesungguhan.

Ia menyadari bahwa persaingan di lini depan Timnas Indonesia sangat ketat. Kehadiran pemain-pemain muda berbakat lainnya, serta potensi masuknya pemain naturalisasi baru—seperti Luke Vickery dan Mitchell Baker yang juga tampak hadir dalam latihan—menambah bumbu persaingan yang sehat namun kompetitif.

Analisis Taktis: Peran Eksel dalam Skema John Herdman

Strategi yang diusung John Herdman di Timnas Indonesia menuntut mobilitas tinggi dari para penyerang. Eksel Runtukahu, dengan tipikal permainannya yang rajin bergerak tanpa bola, dinilai sangat cocok untuk skema pressing tinggi yang sering diterapkan oleh Herdman.

Secara teknis, Eksel memiliki keunggulan dalam duel satu lawan satu dan penempatan posisi di dalam kotak penalti. Namun, di level internasional seperti Piala AFF, tantangannya akan jauh lebih besar. Ia harus mampu beradaptasi dengan ritme permainan yang lebih cepat, transisi yang lebih dinamis, serta tuntutan fisik yang prima. Keberhasilannya mencetak gol dalam laga uji coba melawan Arema FC di Jakarta International Stadium (JIS) beberapa waktu lalu menjadi sinyal positif bahwa mentalitasnya dalam laga besar sudah teruji.

Dampak Psikologis dan Motivasi bagi Pemain Lokal

Kehadiran sosok seperti Eksel Runtukahu di Timnas Indonesia membawa dampak positif bagi psikologi pemain lokal lainnya di liga domestik. Kisah Eksel menjadi bukti nyata bahwa liga nasional tetap menjadi kawah candradimuka yang mampu menghasilkan pemain berstandar internasional. Ketika seorang pemain yang tampil konsisten di klub mendapatkan apresiasi berupa panggilan timnas, hal ini menciptakan ekosistem kompetisi yang sehat di Liga Indonesia.

Lebih jauh, semangat yang ditunjukkan Eksel memberikan inspirasi bagi pemain muda lainnya untuk tidak cepat puas. Kerja kerasnya yang konsisten sejak bergabung dengan Persija hingga akhirnya menembus level timnas adalah kurikulum kehidupan yang bisa dipelajari oleh banyak talenta muda tanah air.

Menatap Piala AFF 2026: Tantangan Besar dan Harapan Bangsa

Piala AFF 2026 bukan sekadar turnamen regional bagi Indonesia. Dengan dukungan suporter yang masif, ekspektasi publik terhadap tim nasional selalu berada di level tertinggi. PSSI yang telah menunjuk Stadion Pakansari dan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai markas tim, menunjukkan keseriusan untuk meraih prestasi maksimal di kandang sendiri.

Eksel Runtukahu, jika nantinya terpilih, akan memikul beban harapan tersebut. Namun, ia tampak tenang. Baginya, tekanan adalah bagian dari bahan bakar untuk terus berkembang. "Ini juga jadi motivasi besar buat saya untuk terus berkembang dan bekerja lebih keras lagi ke depannya. Saya ingin memberikan kontribusi nyata bagi negara, bukan sekadar pelengkap skuad," tegasnya.

Kesimpulan: Sebuah Awal dari Perjalanan Panjang

Perjalanan Eksel Runtukahu dari lapangan latihan klub hingga mengenakan lambang Garuda di dada adalah pengingat bahwa dedikasi selalu menemukan jalannya. Piala AFF 2026 akan menjadi panggung pembuktian bagi dirinya. Apakah ia mampu bertransformasi dari sekadar striker tajam di liga menjadi pahlawan nasional di ajang regional?

Hanya waktu yang akan menjawab. Namun, melihat semangat dan determinasi yang ia tunjukkan selama pemusatan latihan di Jakarta, optimisme itu layak untuk dijaga. Bagi Eksel, mimpi yang terwujud ini hanyalah permulaan. Target sebenarnya bukan hanya terpilih ke dalam skuad, melainkan membawa Timnas Indonesia meraih kejayaan di hadapan publik sendiri. Dengan kerendahan hati dan kerja keras yang menjadi pedomannya, Eksel Runtukahu siap menjawab tantangan tersebut, membuktikan bahwa dirinya layak berada di sana, di antara yang terbaik, berjuang demi Merah Putih.

You may also like