Totalsports.id – Madura United akhirnya memastikan diri terhindar dari jurang degradasi, menyusul kemenangan 2-0 atas PSM Makassar 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026).
Ya, duel pekan ke-34 itu merupakan penentu nasib tim Laskar Sape Kerrab, apakah bertahan di BRI Super League atau turun kasta ke Championship. Pasalnya, Madura United hanya berselisih 1 angka dari Persis Solo.
Namun, sepasang gol Junior Brandao pada menit 43 dan 54 memungkasi seluruh drama sepanjang musim. Tim Laskar Sape Kerrab dipastikan bertahan dengan 35 poin, terlepas apapun hasil Persis di markas Persita Tangerang.

Foto : Rakhmad Basuki (c)XMaduraUnitedFC
“Bersyukur, kami diberi menang dan memastikan tim tidak degradasi dan stay di Liga 1 (Super League) musim depan,” tutur Asisten Pelatih Madura United, Rakhmad Basuki atau yang akrab disapa Coach RB.
Kebahagiaan tak dapat disembunyikan RB, mengingat kerasnya perjuangan anak asuhnya selama nyaris separuh putaran kompetisi. Bagaimana tidak, posisi tim terus merosot tajam di pekan-pekan akhir.
“Ketika terus mengalami kekalahan, tugas beratnya adalah mengangkat motivasi pemain. Bagaimana membuat pemain kembali bangkit, percaya diri bahwa mereka juga punya kualitas tak kalah dengan tim lain,” papar RB.

Foto : ekspresi kapten Madura United, Lulinha di salah satu pertandingan Super League (c)X-MaduraUnitedFC
Momentum terbaik Madura United bangkit adalah saat menang 2-1 atas Persik Kediri di Bangkalan (11/4/2026). Sebelum itu, Lulinha dkk menjalani 15 laga tanpa kemenangan, 3 kali seri dan 12 kali kalah.
“Hasil ini tak cuma hasil kerja keras pemain, tapi juga staf pelatih dan seluruh elemen. Tentu sangat bangga kami bisa membawa tim ini bertahan di Liga 1 (Super League),” bek andalan Sape Kerrab, Giovani Numberi menambahkan.
Baca Juga : Madura United Wajib Fight Hindari Degradasi
Persis Gagal Salip Madura United

Muhamad Riyandi jadi andalan penting Persis Solo (c)X-persisofficial
Pada saat bersamaan, Persis Solo juga mengemas poin penuh usai menekuk Persita Tangerang 3-1 di Banten Internasional Stadium. Tiga gol Jefferson menit 43, Miroslav Maricic (73) dan Dejan Tumbas (90+1), hanya bisa dibalas oleh gol Pablo Ganet (89).
Tim Laskar Sambernyawa gagal menyalip Madura United dengan mengumpulkan 34 poin, sama dengan yang dikoleksi PSM Makassar. Namun, Muhammad Riyandi dkk kalah head to head (1-1 dan 3-4) melawan PSM.
Alhasil, Persis Solo jadi tim ketiga yang degradasi setelah PSBS Biak (18 poin) dan Semen Padang (20 poin). Posisi ketiga tim akan digantikan oleh Garudayaksa FC, PSS Sleman dan Adhyaksa FC di Super League musim 2026/27 nanti.
Baca Juga : Rekapitulasi Pegadaian Championship 2025/26
