Home SepakbolaWasit Dan VAR Championship Mulai Dikeluhkan

Wasit Dan VAR Championship Mulai Dikeluhkan

by Ian Setiawan
0 comments Foto : layar skor elektronik saat menampilkan review VAR yang dilakukan wasit dalam Pegadaian Championship (c)ileague.id

Totalsports.id – Sejumlah tim mulai mengeluhkan kinerja wasit maupun video assistant referee (VAR) saat Pegadaian Championship 2025/26 baru memasuki dua pekan kompetisi.

Yang paling kontroversial, adalah kegagalan menang Kendal Tornado FC saat diimbangi Persela Lamongan 0-0 di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (21/9/2025). Satu-satunya gol yang dicetak Patrick Cruz menit 41 dianulir.

Louis Ridho Muhammad selaku wasit membatalkan gol tersebut setelah melakukan review VAR, lantaran dinilai ada pelanggaran sebelum gol terjadi. Padahal dari tayangan video, nyaris tak ada insiden apapun dalam proses gol.

“Kami kecewa dengan keputusan wasit, terutama yang menggunakan VAR. Pertama yang seharusnya dapat penalti dan gol yang dianulir dan wasit tidak memberikan penjelasan sama sekali,” papar Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes selepas laga.

Foto : Patrick Cruz dalam laga melawan Persela (c)media-KendalTornadoFC

Foto : Patrick Cruz dalam laga melawan Persela (c)media-KendalTornadoFC

Keluhan perihal kinerja wasit Championship juga dialami PSIS Semarang saat dikalahkan Persipura 0-2 di Stadion Lukas Enembe Jayapura, Sabtu, 19/9/2025). Bukan soal gol, tapi sikap tak tegas yang dikeluhkan.

Dari tayangan video, Artur Vieira secara jelas melayangkan sikutan kepada penyerang PSIS, Amir Hamzah pada menit 5. Amir bahkan sampai mengalami pendarahan dan tak bisa melanjutkan pertandingan pada menit 62.

Namun, Juandi Hidayatullah sebagai wasit tak menganggap itu sebagai pelanggaran, begitu pula wasit VAR yang bertugas di Championship. Bahkan meski sudah melalui review, tidak ada kartu apapun untuk Artur Vieira.

“Kami menyayangkan keputusan wasit, tidak ada sanksi kartu kuning atau merah. Bukan alasan kalah, namun kami cuma ingin aturan ditegakkan, adanya VAR kualitas pertandingan lebih bagus,” terang Pelatih PSIS, Kahudi Wahyu Widodo.

Baca Juga : Pegadaian Championship Resmi Dimulai, PSMS Antiklimaks

VAR Di Championship

Foto : seorang wasit saat melakukan review VAR (c)ileague.id

Foto : seorang wasit saat melakukan review VAR (c)ileague.id

Sejatinya, tujuan penerapan VAR adalah untuk menghindari segala kontroversi di Liga 2, nama lama kompetisi Championship League. Tendensi itu yang membuat I-League menerapkannya musim ini.

“Kini Indonesia boleh berbangga. Bersama Thailand kini menjadi negara ASEAN yang menggunakan teknologi VAR pada kompetisi kasta kedua. Di dunia, Indonesia bahkan menjadi negara kelima,” beber I-League dalam rilisnya (16/9/2025).

“VAR lahir untuk meminimalisasi faktor kesalahan manusia, utamanya wasit, dalam sebuah pertandingan sepak bola. Dia menjadi penguat laws of the game yang diperkenalkan International Football Association Board (IFAB),” lanjut rilis tersebut.

Baca Juga : Review Pekan 1 Championship : Tim Tamu Raup Poin Penuh

You may also like

Leave a Comment