Home SepakbolaDegradasi Prestasi, Skuat Persik Tetap Diapresiasi

Degradasi Prestasi, Skuat Persik Tetap Diapresiasi

by Ian Setiawan
0 comments Foto : Ramiro Fergonzi menatap kosong usai gawang Persik dibobol Matheus Pato (c)media-persikfc

Totalsports.id – Persik Kediri gagal full senyum saat menutup kompetisi BRI Liga 1 2024/2025. Bermain di kandang sendiri, tim Macan Putih malah takluk menjamu Borneo FC, Jumat (23/5/2025).

Padahal, laga pada pekan ke-34 itu menjadi yang terakhir di hadapan suporter. Jadi lah, pesta flare dan kembang api selepas peluit panjang di Stadion Brawijaya Kediri, hambar rasanya.

Komposisi pemain asing jadi tanda awal hasil minor di kandang. Hanya Ousmane Fane, Rohit Chand dan Ramiro Fergonzi yang tampil di lapangan.

Leo Navacchio tak terlihat di bawah mistar, pun duet bek Francisco Carneiro dan Brendon Lucas. Ketiadaan Ze Valente dan Majed Osman juga sangat mereduksi agresivitas lini serang.

“Kami hilang fokus pada awal pertandingan. Setelah pergantian pemain, mulai agresif. Tapi kami tidak bisa mengejar hasil seri meski tinggal memasukkan bola,” ucap pelatih Persik, Divaldo Alves saat press conferrence.

Foto : suporter menyalakan flare usai pertandingan di Stadion Brawijaya Kediri (c)iansetiawan

Foto : suporter menyalakan flare usai pertandingan di Stadion Brawijaya Kediri (c)iansetiawan

Ya, Borneo FC yang tampil lebih lengkap menguasai dua per tiga lapangan. Tim Pesut Etam bahkan unggul 2 gol di paruh pertama hasil kreasi Stefano Lilipaly menit 19 dan Matheus “Pato” Dos Santos (45+3).

Persik sempat bangkit melalui gol penalti Ramiro Fergonzi menit 77. Namun tak ada gol tambahan sehingga Borneo FC mengemas 3 poin lewat kemenangan 2-1.

“Namun, saya senang dengan perjuangan pemain pada babak kedua. Mereka tak mau menyerah, karakter ini sangat bagus,” papar Divaldo yang menggantikan Marcelo Rospide pada pekan 28 Liga 1.

Kekalahan 1-2 menjamu Borneo FC juga membuat Ady Eko Jayanto dkk gagal memberi hasil positif bagi Ezra Walian yang sedang berduka. Sebelum laga, wasit bahkan memberi sesi khusus one minute silent.

Persik Kediri pun harus puas mengakhiri kompetisi Liga 1 di peringkat 12 klasemen dengan 41 poin, hasil dari 10 kemenangan, 11 imbang dan 12 kali kalah.

Baca Juga : Liga 1: Zona Degradasi Memanas, Jalur Asia Ramai

Degradasi Prestasi Persik

Foto : Divaldo Alves (c)X-persikfckediri

Foto : Divaldo Alves (c)X-persikfckediri

Finis di peringkat 12 jelas bukan pencapaian bagus bagi tim kebanggaan masyarakat Kota Tahu. Pasalnya,  Persik mengalami degradasi prestasi sejak kembali berkiprah di Liga 1.

Prestasi terbaik tim Macan Putih adalah saat finis di urutan 9 dengan 48 poin saat dibesut Marcelo Rospide musim 2023/2024.

Sedangkan Divaldo Alves pernah mengantar tim finis di urutan 11 pada musim 2022/2023, sebagaimana yang dilakukan Javier Roca pada Liga 1 edisi 2021/2022 lalu.

“Saya masuk ke tim menuju akhir kompetisi, jadi tidak bisa menilai (prestasi) itu naik atau turun. Tapi yang paling bagus, tim ini tidak masuk zona degradasi,” Divaldo mengapresiasi kinerja skuat timnya.

“Kalau saya secara pribadi, tentu inginnya posisi lebih atas. Karena saya berambisi selalu menang dan tidak suka kalah,” pungkas pelatih asal Portugal yang juga pernah menangani Persijap Jepara itu.

Baca Juga : Tahan Semen Padang, Persik Buat Zona Merah Menyala

You may also like

Leave a Comment