Totalsports.id – Persik Kediri tengah mengalami krisis hebat selama menjalani separuh akhir kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.
Kekalahan 1-2 dari Madura United di Stadion Gelora Bangkalan Senin (28/4/2025), membuat tim berjulukan Macan Putih tak pernah menang selama 12 laga.
Selama periode itu, Ze Valente dkk cuma mengais 6 angka hasil 6 kali imbang dan 6 kali kalah. Kemenangan terakhir terjadi saat melumat Bali United 3-1 di Gianyar (12/1/2025) lalu.
Enam hasil imbang didapat Persik saat laga home menjamu PSS Sleman 0-0, Barito Putera (1-1), Persis Solo (0-0) dan PSM Makasaar (2-2), serta away lawan PSBS Biak (1-1) dan PSIS Semarang (0-0).
Sedangkan rentetan kekalahan dimulai lawan Malut United (1-2), Persita Tangerang (0-1), Dewa United (1-2), Persib Bandung (1-4), Persija Jakarta (0-1) dan Madura United (1-2).

Foto : Divaldo Alves (c)media-persik
Imbasnya, posisi tim kebanggaan masyarakat di Kota Tahu ini terjun bebas di klasemen. Dari yang semula menembus 8 besar, Persik kini terdampar di urutan 12 dengan 36 angka.
Situasi ini jelas membuat jengkel seluruh komponen tim. Sejumlah upaya untuk menyudahi tren buruk ini sudah dilakukan, termasuk mengganti pelatih dari Marcelo Rospide kepada Divaldo Alves.
“Begini lah sepak bola. Sudah 12 pertandingan (belum menang). Terpenting, kami harus segera evaluasi untuk lebih baik,” jawab Divaldo Alves kepada awak media.
Kendati demikian, juru taktik kebangsaan Portugal itu punya catatan positif dibalik kekalahan di markas Madura United.
“Ada beberapa hal positif, statistik tim sedikit naik. Kami harus terus belajar dan kerja lebih keras lagi,” sambung pelatih yang sebelumnya membesut Persik periode Agustus 2022 sampai April 2023 tersebut.
Baca Juga : Persis Solo Selangkah Lagi Bertahan Di Liga 1
Skuat Persik “Dicuci”

Foto : Irfan Bachdim saat guard of honour kepada Arthur Irawan (c)media-persik
Hasil menyesakkan ini lantas berimbas pada kondisi ruang ganti seusai pertandingan. Skuat besutan Divaldo Alves terindikasi “dicuci” habis oleh owner klub, Arthur Irawan.
Ya, eks kapten tim yang kini menjabat juga sebagai direktur bisnis klub ini hadir di tribun VVIP Stadion Gelora Bangkalan bersama sejumlah jajaran manajemen.
Sesi press conferrence Persik Kediri pun molor nyaris satu jam usai peluit panjang ditiup wasit pada pukul 20:52 WIB. Penyebabnya, tak lain karena briefing di ruang ganti yang berlangsung lama.
“Itu sudah hal yang biasa. Kalau tim tidak menang, ya pasti ada evaluasi,” beber Divaldo Alves menjawab pertanyaan awak media perihal molornya sesi press conferrence seusai laga.
Arthur Irawan turut hadir dalam sesi itu. Sang Owner hanya geleng-geleng dengan kepala tertunduk seolah tak habis pikir dengan hasil negatif Persik Kediri yang tak lagi bisa menang selama 12 pertandingan Liga 1.
Baca Juga : Madura United Melejit, Persib Selangkah Juara
