Home SepakbolaDua Pelatih Liga 1 Harus Out Imbas Hasil Negatif

Dua Pelatih Liga 1 Harus Out Imbas Hasil Negatif

by Ian Setiawan
0 comments Foto : Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena punya karir panjang di La Liga Spanyol (c)persija.id

Totalsports.id – Persaingan yang kompetitif menimbulkan berbagai efek memasuki 4 pekan terakhir BRI Liga 1 2024/2025.

Carlos Pena jadi jawaban betapa ketatnya persaingan tim dalam mencapai target. Ya, pelatih kebangsaan Spanyol itu harus out dari Persija Jakarta.

Kekalahan 0-2 menjamu Semen Padang FC di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi (27/4/2025) lalu, jadi puncak dari penilaian hasil negatif yang dialami Persija di laga kandang.

Sebelumnya, tim Macan Kemayoran tak mengais poin penuh pada 2 laga home yakni saat dikalahkan Arema FC 1-3 (9/3/2025) dan diimbangi Persebaya Surabaya 1-1 (12/4/2025).

Foto : Maciej Gajos dan Gustavo Almeida dapat kartu merah dari wasit (c)X-Persija_Jkt

Foto : Maciej Gajos dan Gustavo Almeida dapat kartu merah dari wasit (c)X-Persija_Jkt

Imbasnya, Persija gagal bersaing menuju 4 besar klasemen Liga 1. Rizky Ridho dkk kini berada di peringkat 6 dengan 47 poin dengan menyisakan 4 laga.

“Persija butuh perubahan segera. Kami berharap keduanya bisa menapaki kesuksesan di perjalanan karier selanjutnya,” ucap Direktur Persija, Mohammad Prapanca pada situs LIB.

Statiatik Carlos Pena sejatinya tak terbilang buruk di Liga 1. Dia mengantar Persija memetik 47 poin hasil dari 13 kemenangan, 8 kali imbang dan 9 kalah.

“Perpisahan dengan Carlos Pena menjadi interpretasi dari semangat perubahan itu dan bagi kami situasi ini adalah dinamika profesionalisme semata,” beber Prapanca.

“Selanjutnya kami menunjuk Coach Ricky Nelson sebagai pelatih caretaker hingga musim ini berakhir. Kami berharap sebagai nahkoda dirinya mampu memberikan efek positif bagi tim,” sambung dia.

Baca Juga : 12 Laga Tak Menang, Skuat Persik “Dicuci” Owner

PSIS Sulit Bertahan Di Liga 1

Foto : Gilbert Agius  saat melatih di Liga 1 (c)psis.co.id

Foto : Gilbert Agius saat melatih di Liga 1 (c)psis.co.id

Sebelumnya, PSIS Semarang juga menyudahi kerja sama dengan Gilber Agius selepas kekalahan memalukan 2-5 saat menjamu Borneo FC di Stadion Jatidiri (25/4/2025).

Itu membuat tim Mahesa Jenar tak bisa menang lagi selama 10 laga dengan menelan 4 kali imbang dan 6 kekalahan. Kemenangan terakhir di Liga 1 adalah saat membekuk PSBS Biak 3-1 (26/1/2025) lalu.

“Kami mengambil keputusan untuk memberhentikan coach Gilbert karena hasil yang tidak sesuai harapan. Coach Ridwan akan menjadi caretaker PSIS,” kata Direktur Utama PT. Mahesa Jenar Semarang, Agung Buwono pada Selasa (29/4).

Kebijakan itu tak lantas menyudahi krisis PSIS yang tampaknya sulit bertahan di Liga 1. Kekalahan 0-4 di markas Bali United (1/5/2025) membuat PSIS masih mengantongi 25 angka dengan sisa 3 pertandingan.

Baca Juga : Madura United Melejit, Persib Selangkah Juara

You may also like

Leave a Comment