Home SepakbolaPSS Bayar Mahal Usai Menang Pertama Di Maguwoharjo

PSS Bayar Mahal Usai Menang Pertama Di Maguwoharjo

by Ian Setiawan
0 comments Foto : suporter saat menyalakan flare usai kemenangan PSS Sleman atas PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo (c)iansetiawan

Totalsports.id – PSS Sleman mesti membayar mahal usai memenangi duel kontra PSM Makassar 3-1 pada laga home di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, Sabtu (3/5/2025).

Kemenangan pada pekan ke-31 BRI Liga 1 2024/2025 begitu penting, mengingat tim Super Elang Jawa sangat butuh poin untuk menjaga peluang lolos dari jurang degradasi.

Kini, Cleberson Martins dkk mengumpulkan 25 poin. Tiga laga sisa pun wajib dimenangi, agar bisa menekan Madura United (33), Persis Solo (32), Barito Putera (29) dan Semen Padang FC (28).

“Sangat senang atas kemenangan ini. Hasil ini akan memberi energi positif bagi pemain untuk menatap laga penting berikutnya,” ucap pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra dalam press conferrence.

Foto : Dominikus Dion menyumbang gol kemenangan (c)X-PSSleman

Foto : Dominikus Dion menyumbang gol kemenangan (c)X-PSSleman

“Bisa dilihat bagaimana PSM tampil bagus dengan sejumlah peluang berbahaya. Tapi pemain merespon cukup baik dengan fight sampai menit akhir,” tambah eks juru taktik Borneo FC tersebut.

Ya, PSM nyaris unggul dulu pada awal laga jika gol Yuran Fernandes tak dianulir karena adanya fouls. Namun pada menit 24, Nermin Haljeta benar-benar membawa tim tamu unggul dari golnya.

PSS tampil penuh determinasi setelah itu. Dominikus Dion membalas gol pada menit 27, disusul lesakan Marcelo Cirino (37) dan Gustavo Barbosa “Tocantins” (60).

Kemenangan 3-1 atas PSM jadi yang pertama bagi PSS sejak kembali bermarkas di Stadion Maguwoharjo Sleman. Sebelumnya, momen come back ternoda saat dilumat Dewa United 0-1 (17/4/2025) lalu.

Baca Juga : Dua Pelatih Liga 1 Harus Out Imbas Hasil Negatif

PSS Bayar Mahal

Foto : Pieter Huistra (c)ligaindonesiabaru.com

Foto : Pieter Huistra (c)ligaindonesiabaru.com

Di sisi lain, klub kebanggaan masyarakat Sleman ini mesti membayar mahal kemenangan atas PSM. Sanksi Komite Disiplin PSSI sudah di depan mata akibat suporter yang menyalakan flare maupun petasan pada ujung laga.

Selain itu, PSS juga harus tampil tanpa didampingi Pieter Huistra ketika away melawan PSIS di Stadion Jatidiri Semarang (9/5/2025) nanti.

Pelatih kebangsaan Belanda ini harus menjalani sanksi, seusai mendapatkan akumulasi 2 kali kartu kuning saat mendampingi tim melawan Dewa United dan PSM Makassar.

“Ada beberapa pelatih yang bisa memegang kendali (taktikal) di tim ini. Tidak masalah, saya yakin pemain tetap berjuang maksimal meski tanpa saya (di bench),” Pieter Huistra menandaskan.

Baca Juga : 12 Laga Tak Menang, Skuat Persik “Dicuci” Owner

You may also like

Leave a Comment