Totalsports.id – Kiper Persik Kediri, Leonardo Navacchio nyaris saja menyamai rekor fenomenal yang dicatatkan Sonny Stevens sebagai kiper yang mencetak gol di era Liga 1, nama lama kompetisi BRI Super League.
Gol kiper kebangsaan Belanda itu menyelamatkan Dewa United dari kekalahan saat bertemu PSIS Semarang. Kedua tim akhirnya bermain imbang 1-1 di Stadion Mochamad Soebroto Magelang (23/2/2024) silam.
Satu tahun berselang, rekor itu berpeluang dipatahkan. Tepatnya ketika tim Macan Putih menjamu Madura United di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Sabtu, (16/8/2025).
Leonardo Navacchio maju membantu serangan saat timnya tertinggal. Sayang, sepakan keras penjaga gawang kebangsaan Brasil itu meneruskan set piece Ezra Walian pada menit 90+3 gagal berbuah gol.

Foto : Leo Navacchio tampil apik di bawah mistar (c)media-persikfc
Shooting keras Leo mampu diantisipasi Miswar Saputra dengan baik. Sehingga, tak merubah skor akhir 2-1 untuk kemenangan Madura United atas Persik Kediri.
Madura United sebelumnya unggul dua kali melalui lesakan Iran Da Conceicao pada menit 3 dan Taufany Muslihuddin menit 87. Tim tuan rumah lantas membalas pada menit 90 dari kaki Imanol Garcia Lugea.
“Kami dihukum oleh kesalahan dan kurangnya fokus. Saat tim lawan cetak gol lebih dulu, tentu mereka lebih percaya diri. Momen itu lah yang memberi pemain tekanan lebih besar,” tutur Pelatih Persik, Ong Kim Swee pada konferensi pers.
“Kami memulai laga dengan cara dan fokus yang sama (dibanding saat menahan imbang Bali United 1-1). Sepak bola bukan hanya satu dua pemain, tapi perbaikan satu tim,” imbuh bek asal Spanyol, Francisco Carneiro.
Baca Juga : Persik Usung Jersey Ber-history Edisi 2025/26
Persik Sementara Musafir

Foto : salah satu sudut Stadion Brawijaya yang direnovasi (c)media-persikfc
Persik sendiri mesti menjadi musafir ke Gresik untuk sementara, lantaran Stadion Brawijaya di Kediri masih belum siap menggelar pertandingan pada BRI Super League 2025/26.
Stadion kebanggaan masyarakat Kota Tahu itu menjalani renovasi, terutama pada sisi penerangan yang memunculkan insiden mati lampu dua kali sepanjang musim lalu.
“Perbaikan Stadion Brawijaya masih dikebut pengerjaannya, menyisakan interior seperti ruang ganti pemain maupun wasit. Selain itu juga ada penggantian lampu LED,” Ketua LOC Persik, Tri Widodo menerangkan.
“Maka dari itu, kami masih menunggu kepastian untuk laga berikutnya menjamu Dewa United (22/8/2025). Harapannya, bisa digelar di Stadion Brawijaya Kediri,” tambah dia.
Baca Juga : Review Pekan 1 Super League: Persija-Arema FC Tancap Gas
