Totalsports.id – Persela mengawali Kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 dengan hasil buruk saat menjamu Deltras FC di Stadion Surajaya Lamongan.
Tim Laskar Joko Tingkir kehilangan 3 poin setelah ditekuk Deltras FC 2-1, Senin (15/9/2025). Start yang buruk tentunya, mengingat Derbi Jatim ini adalah awal dari rangkaian jadwal panjang kompetisi.
“Sangat disayangkan, laga pertama di kandang sendiri justru kalah. Saya tidak mau alasan apapun jika kalah,” pelatih tim, Aji Santoso membuka sesi konferensi pers.
Menurut Aji, belum utuhnya kekuatan tim jadi masalah cukup serius. Bagaimana John Edy Mena masih terkena sanksi, begitu pula sederet nama yang tak fit seperti Jonathan Bustos dan Esteban Viscarra.

Foto : Rian Almeida Lopes langsung nyetel sebagai andalan lini serang Deltras FC (c)media-deltrasfc
“Tanpa Mena memang kurang lengkap, dia baru bisa bermain di pertandingan ke-5. Osvaldo Haay juga saya paksakan main untuk menambah serangan meski baru latihan satu kali,” tambah Pelatih Persela tersebut.
Faktor teknis itu pun tampak di lapangan, sehingga membuat skema permainan tak berjalan sesuai harapan. Deltras FC memanfaatkan momentum ini dengan baik melalui 2 gol awal.
Gol The Lobster dibukukan Safitra Ramadhan Udu pada menit 10, disusul penalti Neville Tengeg menit 32. Persela baru bisa bangkit dan hanya memperkecil skor melalui penalti Jonathan Bustos menit 88.
“Kami jalani pertandingan dengan nyaman dan rileks. Begitu ada peluang, kami manfaatkan. Apresiasi semua pemain atas kemenangan ini,” papar Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro.
Baca Juga : Rusuh, Persela Lawan Persijap Terhenti Menit 79
Sanksi Berat Persela

Foto : Stadion Surajaya Lamongan sepi karena sanksi tanpa penonton selama Championship 2025/26 (c)IanSetiawan
Saat menjamu Deltras FC, klub kebanggaan Kota Soto ini mesti menjalani laga tanpa penonton. Situasi ini tak bisa lepas dari sanksi berat yang dijatuhkan Komite Disiplin PSSI.
Sanksi itu akibat kerusuhan suporter ketika Persela menjamu Persijap Jepara pada babak 8 besar Liga 2 2024/26 di Stadion Tuban Sports Center, Selasa (18/2/2025) lalu.
“Panitia Pelaksana Pertandingan (LOC) Persela Lamongan diberikan sanksi dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton saat menjadi tuan rumah selama satu musim, berlaku pada kompetisi 2025/2026,” beber komdis melalui surat tertanggal 21 Februari 2025.
“Denda sebesar Rp110 juta (dan) pengulangan terhadap pelanggaran terkait diatas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat,” lanjut komdis dengan merujuk Pasal 68 huruf (c) jo Pasal 69 ayat 1 dan 2 jo Pasal 70 ayat 1, 2 dan lampiran 1 nomor 5 jo Pasal 13 ayat 2 Kode Disiplin PSSI 2023..
“Sepak bola tanpa suporter itu rasanya memang kurang. Kehadiran mereka memberi energi positif,” beber kapten tim Persela, Hendro Siswanto.
Baca Juga : Laga Kandang 2 Tim Jatim Tanpa Penonton Musim Depan
