Totalsports.id – PSIS Semarang sedang menghadapi situasi sulit dalam mengawali 4 pekan awal Pegadaian Championship 2025/26. Empat kali bertanding, tanpa poin akibat kekalahan beruntun.
Nestapa tim berjulukan Mahesa Jenar ini sudah dimulai pada 2 pekan awal. Tim besutan Kahudi Wahyu Widodo kalah 0-4 menjamu Persiku Kudus 0-4 (14/9/2025) dan dilumat Persipura 2-0 di Jayapura (20/9/2025).
Kekalahan berikutnya dialami Dani Sormin dkk saat menjamu Persiba Balikpapan 1-2 di Semarang (27/9/2025). Hasil negatif yang berimbas terhadap pemutusan kontrak kerja Kahudi sebagai pelatih.
Terbaru, hasil serupa juga tak bisa dihindari PSIS saat dikawal Ega Raka Galih. Gol tunggal Alexsandro Dos Santos menit 26 membuat Barito Putera memetik 3 poin di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (4/10/2025).

Foto (c)ileague.id
Lantas, apa penyebab rentetan hasil negatif yang dialami klub kebanggaan masyarakat Kota Lumpia ini? Kendati secara performa, permainan tim sudah terlihat mumpuni untuk meraih angka.
“Kita bertanding dengan motivasi yang tinggi. Kita sudah bangkit, tapi hasilnya tidak sesuai harapan,” papar Ega Raka Galih, selaku pelatih caretaker PSIS yang menggantikan Kahudi Wahyu Widodo.
“Tapi ada progres dari pemain, yang mulai berani improvisasi dan agresif. Kemampuan pemain sudah meningkat, maka harapannya di pertandingan selanjutnya harus tampil lebih baik,” tambah eks Pelatih PSBS Biak tersebut.
Dampaknya pun jelas. Empat kekalahan beruntun membuat PSIS berada di dasar klasemen Grup 2 tanpa satu poin pun. Tak hanya di zona degradasi, Mahesa Jenar juga jadi tim dengan pertahanan terburuk karena agregat minus 8 gol (1-9).
Baca Juga : 3 Tim Nama Besar Tumbang, Championship Ketat
PSIS Tanpa Suporter

Foto : suasana pertandingan Championship di Stadion Jatidiri Semarang (c)IanSetiawan
Prahara yang menimpa tim asal ibukota Jawa Tengah ini juga semakin kompleks, dengan minimnya dukungan suporter. Bahkan, pemain ke-12 ini sudah tak lagi hadir dalam 2 pertandingan home terakhir.
Kebijakan klub untuk mengubah status laga tanpa penonton menjadi penyebab heningnya suasana laga PSIS saat menjamu Persiba Balikpapan (27/9/2025) dan Barito Putera (4/10/2025).
Kendati pada laga pertama, I-League mencatat ada 2.024 pasang mata yang menyaksikan laga PSIS kontra Persiku Kudus di Stadion Jatidiri Semarang (14/9/2025).
Efisiensi biaya operasional jadi indikasi dibalik kebijakan tersebut. Tim Mahesa Jenar sendiri sudah akrab dengan laga home tanpa penonton sejak berkiprah pada beberapa pekan terakhir Liga 1 atau Super League musim lalu.
“Menggelar pertandingan tanpa penonton dapat menghemat anggaran mencapai 180 juta rupiah,” terang Ketua LOC PSIS Semarang, Agung Buwono pada laman resmi klub, Senin (3/2/2025) lalu.
Baca Juga : Review Pekan 3 Championship : 4 Tim Masih Tangguh
