Home SepakbolaPersijap Kini Dihantui Penalti Dan Kartu Merah

Persijap Kini Dihantui Penalti Dan Kartu Merah

by Ian Setiawan
0 comments Foto : Diogo Brito saat menggalang lini pertahanan lini pertahanan Persijap (c)ileague.id

Totalsports.id – Penalti dan kartu merah kini menjadi hantu yang cukup menakutkan bagi Persijap Jepara di BRI Super League 2025/26. Padahal, dua hal itu berperan sangat krusial dalam pertandingan.

Ya, seperti itu lah gambaran bagaimana sulitnya tim Laskar Kalinyamat mengais poin, ketika menjamu Bali United di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Minggu (19/10/2025).

Padahal jika penalti Alexis Gomez menit 75 tak gagal, bisa jadi hasil akhir akan berbeda. Terlebih, tim tuan rumah juga mesti bermain 10 orang usai Wahyudi Hamisi menerima kartu kuning kedua menit 52.

Carlos Franca memang akhirnya mencetak gol pada menit 85 untuk membalas lesakan I Kadek Agung menit 45+1. Tapi gol Jordy Bruijn menit 86 memastikan kemenangan Bali United 2-1.

Foto : Rosalvo Junior dan Sudi Abdallah (c)i-league.id

Foto : Rosalvo Junior dan Sudi Abdallah (c)i-league.id

“Sangat sulit ketika kami menerima kekalahan untuk ketiga kalinya. Kami semua di sini merasakan hal yang sama, patah hati, kecewa dengan hasil ini,” ucap Pelatih Persijap, Mario Lemos selepas laga.

Sebelum dikalahkan Bali United, Persijap juga dibekap Persik Kediri 0-2 (27/9/2025). Tapi yang paling memorable, adalah saat ditundukkan Persita Tangerang 2-1 (21/9/2025).

Bagaimana Rosalvo Junior dan Sudi Abdallah sempat adu argumen untuk berebut penalti pada menit 29. Sudi yang mengambil bola, nyatanya justru gagal menyarangkan bola.

“Suporter telah berkorban, jauh-jauh datang ke stadion dan membeli tiket. Sama seperti kami, mereka juga mengalami kenyataan pahit,” sambung juru taktik asal Portugal tersebut.

Baca Juga : PSIM Tak Lagi Spesial, PSBS Menengok Sejarah

Persijap Dan Kartu

Foto : Alexis Gomez dan Carlos Franca mengangkat performa tim di Super League (c)media-PersijapJepara

Foto : Alexis Gomez dan Carlos Franca mengangkat performa tim di Super League (c)media-PersijapJepara

Kedisiplinan skuat Laskar Kalinyamat juga patut menjadi sorotan sepanjang 8 pertandingan BRI Super League 2025/26. Kartu merah Wahyudi Hamisi berimbas langsung pada hasil akhir.

Sebelumnya, Alexis Gomez juga mengalaminya saat melawan Arema FC. Kekurangan satu pemain membuat Persijap hanya bermain imbang 0-0 menjamu Arema FC (30/8/2025).

Selain 2 kartu merah tersebut, secara total Rosalvo Junior dkk mencatat 25 kartu kuning selama 8 laga. Jika dirata-rata, Persijap diganjar 3,1 kartu per pertandingan.

Hasilnya? jelas tak bagus untuk performa tim. Dari yang semula jadi tim promosi cukup mengejutkan, Persijap kini malah berada di bibir zona degradasi, menghuni urutan 14 dengan 8 poin.

Baca Juga : Capai 15 Kartu, Kedisiplinan Persijap Disorot

You may also like

Leave a Comment