Totalsports.id – PSIM Yogyakarta sukses melakukan epic come back ketika bermain imbang 3-3 menjamu Bali United, pada lanjutan pekan ke-22 BRI Super League 2025/26.
Laskar Mataram menampilkan mental tangguhnya di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Senin (23/2/2026). Bagaimana tidak, dari tim yang tertinggal 3 gol sampai bisa menyetarakan skor.
Padahal, lebih dari 5 ribu suporter sudah pesimis terhadap perolehan poin. Pasalnya, Bali United mampu menjaringkan 3 gol melalui Thijmen Goppel menit 34, Pieter Receveur (45+3) dan Irfan Jaya (55).
Namun, 2 momen krusial mampu dimaksimalkan oleh tim tuan rumah. Tiga pemain yang dinilai tampil flop, diganti sekaligus jelang kick-off babak kedua.

Foto : Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel (c)ileague.id
“Setelah momen itu, kami mulai mengambil alih permainan. Saya pikir, masalah tim ini adalah struktur dan juga komunikasi antar lini,” ucap Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel dalam konferensi pers.
Momen krusial lainnya adalah kartu merah Joao Vitor Ferrari pada menit 72. Unggul jumlah pemain membuat Ze Valente dkk tampil lebih leluasa selepas memperkecil skor melalui shooting Sheva Maresca menit 65.
Kartu merah Joao Vitor Ferrari menit 72 mengubah arah permainan. Kesalahan antisipasi Ricky Fajrin menit 88 memberi angin segar, hingga mampu dipungkasi gol heading ciamik dari Gaston Ramos menit 90+1.
“Kartu merah memberi kami optimisme untuk menang. Kami harus membenahi masalah dan jika tidak berubah, maka tim akan turun peringkat dengan cepat,” sambung Pelatih PSIM kebangsaan Belanda itu.
Kecewa Gagal Tekuk PSIM

Foto : Pelatih Bali United, Johnny Jansen (c)ileague.id
Di sisi lain, Johnny Jansen tampak kecewa berat terhadap hasil imbang di SSA. Bagaimana bisa, tim yang sudah unggul jauh 3 gol, pada akhirnya meratapi satu angka dari skor imbang 3-3.
“Situasi sudah bagus ketika tim Anda unggul 3-0. Dan seharusnya, itu tidak boleh disia-siakan begitu saja,” papar Pelatih Bali United yang juga berkebangsaan Belanda tersebut.
“Kami sudah unggul 3 gol dan berakhir imbang, sangat buruk. Tentu saja sangat kecewa. Bagaimana kami melewatkan sejumlah peluang dan membuat kesalahan,” sambung dia.
Hasil ini tak mengubah posisi Bali United di urutan 11 klasemen Super League dengan 29 poin. Sedangkan PSIM juga masih menempati peringkat 7 mengumpulkan 33 angka.
Baca Juga : Ulang Kesalahan, Persis Solo Makin Tertinggal
