Totalsports.id – Tiga tim asal Jawa Timur menjalani laga away hampir bersamaan pada pekan 25 BRI Super League 2025/26. Uniknya, ketiganya mengalami kekalahan dengan skor telak.
Persebaya mengawali episode negatif itu kala away ke markas Borneo FC. Anak asuh Bernardo Tavares justru dilumat 1-5 di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (7/3/2026).
Tak cuma menggagalkan Persebaya menembus 5 besar klasemen, tapi juga menjadi rekor kekalahan paling telak musim ini. Bruno Moreira dkk merasakan kalah cukup telak saat dilibas Persija Jakarta 1-3 di Surabaya (18/10/2025) lalu.
“Borneo tampil lebih baik. Mereka menciptakan banyak peluang dan menyelesaikannya dengan baik,” ucap Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares secara sportif melalui I-League.

Foto : ekspresi kapten Madura United, Lulinha di salah satu pertandingan Super League (c)X-MaduraUnitedFC
Pada hari yang sama, Madura United juga tak berdaya saat disikat Persita 1-4 di Indomilk Arena Tangerang. Kekalahan ini menggenapi periode tanpa kemenangan dalam 10 laga tim Laskar Sape Kerrab.
Kabar buruknya, posisi Madura United sangat terancam masuk ke jurang degradasi. Perolehan 20 poin milik Lulinha dkk kini disamai oleh Semen Padang dan Persijap Jepara.
“Kami bermain jauh lebih kuat dan mencetak gol di babak kedua. Andai situasi ini terjadi di babak pertama, tentu hasilnya bisa berbeda,” Pelatih Madura United, Carlos Parreira menuturkan.
Baca Juga : Madura United Kini Akrab Dengan Skor Telak
Dobel Penalti Tim Macan Putih

Foto : Ezra Walian saat mengambil set piece (c)Media-PersikFC
Sementara itu, Persik Kediri jadi tim Jatim ketiga yang menelan kekalahan telak. Ezra Walian dkk nyaris tanpa perlawanan kala digelontor 3 gol tanpa balas oleh Persib di Gelora Bandung Lautan Api, Senin (9/3/2026).
Uniknya, 2 gol diantaranya lahir dari penalti. Tim Maung Bandung membuka keunggulan melalui penalti Thom Haye pada menit 24, usai terjadi pelanggaran terhadap Rosembergne Da Silva alias Beguinho.
Penalti kedua dimaksimalkan Andrew Patrick Jung, juga hasil dari pelanggaran yang dialami Frans Putros. Andrew Jung pula yang melengkapi gol kemenangan 3-0 Persib pada menit 53.
“Dua gol penalti membuat kami sulit. Pada gol ketiga, harusnya wasit tahu aturan. Ketika ada kartu kuning harusnya dia meniup peluit, tapi pemain lawan mengalirkan bola tanpa peluit,” beber Pelatih Persik, Marcos Reina.
Baca Juga : Review Pekan 24 Super League : Poin Penting
