Totalsports.id – Persik Kediri menindaklanjuti program evaluasi usai finis di urutan 12 dengan 41 poin, pada klasemen akhir Kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.
Bagi klub kebanggaan masyarakat Kota Tahu, itu adalah sebuah degradasi prestasi sejak kembali menjadi kontestan kompetisi kasta tertinggi pada 2020 lalu.
Prestasi terbaik adalah finis di peringkat 9 dengan 48 poin saat dibesut Marcelo Rospide musim 2023/2024, setelah konsisten menempati urutan 11 pada musim 2021/2022 (39 poin) dan 2022/2023 (44 poin).
Maka dari itu, evaluasi menyeluruh menjadi opsi realistis bagi tim berjulukan Macan Putih. Hal itu diwujudkan dengan melakukan cuci gudang, melepas sepertiga skuat musim lalu.
“Pemain yang keluar belum tentu karena penampilannya kurang baik. Dalam mengambil keputusan, manajemen pasti berdasarkan evaluasi tim kepelatihan,” papar Manajer Persik Kediri, Muhammad Syahid Nur Ichsan.

Foto : Ramiro Fergonzi menatap kosong usai gawang timnya dibobol Matheus Pato (c)media-persikfc
“Kemudian juga mempertimbangkan kepentingan tim ke depannya, apakah masuk dalam skema permainan yang diterapkan oleh tim pelatih,” tambah dia.
Selama tiga hari beruntun, Persik melepas total 10 pemain. Dimulai dengan tidak memperpanjang kontrak dua pemain asing, Ze Valente(Portugal) dan Brendon Lucas (Brasil) dan Didik Wahyu Wijayance, Rabu (11/06/2025).
Majed Osman (Lebanon) kemudian menyusul dilepas pada Kamis (12/6/2025), disusul Hamra Hehanussa dan Geril Kapoh (kiper). Ramiro Fergonzi juga sudah memperkuat tim Argentina, Deportivo Moron.
Sedangkan pada Jumat (13/6/2025), Persik langsung melepas 3 nama lain. Yaitu Riyatno Abiyoso, Dede Sapari dan Ousmane Fane (Prancis).
“Pemain datang dan pergi merupakan hal biasa dalam dunia sepak bola. Evaluasi yang dilakukan tentu melihat banyak faktor, selain kontribusi di lapangan hijau,” bilang Syahid lagi.
Baca Juga : Gandeng Klub Liga 1, BTN Majukan Sepakbola Nasional
Proyeksi Persik Kediri

Aksi Rohit Chand saat melawan Bali United (c)mediapersik
Kebijakan ini membuat tim Macan Putih akan cukup aktif pada bursa transfer pemain Liga 1 untuk musim 2025/2026. Terutama untuk kebutuhan kuota pemain asing.
Dilepasnya Ze Valente, Majed Osman, Ramiro Fergonzi, Ousmane Fane dan Brendon Lucas membuat Persik hanya memiliki 3 pemain asing.
Yaitu kiper asal Brasil, Leonardo Navacchio, Francisco Pereira Carneiro alias Kiko (Spanyol) dan Rohit Chand (Nepal). Sehingga, dipastikan akan ada 5 pemain asing baru.
Sedangkan untuk pemain lokal, Persik sepertinya akan lebih banyak merekrut usia muda. Lantaran regulasi pemain U-22 dengan minimal tampil selama 45 menit kembali diterapkan.
“Evaluasi dilakukan tidak hanya untuk jajaran pemain, namun juga di tim kepelatihan maupun ofisial tim lainnya,” tutup Syahid.
Baca Juga : Degradasi Prestasi, Skuat Persik Tetap Diapresiasi
