Totalsports.id – Persijap Jepara mencatat statistik apik sebagai tim promosi pertama yang meraih 3 poin saat bermain home atau kandang pada pekan ke-2 BRI Super League 2025/26.
Torehan ini dicatatkan Rosalvo Junior dkk kala menjamu Persib, Senin (18/8/2025) malam. Tim Maung Bandung dilumat 2-1 di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara.
Yang menarik, poin penuh ini diraih dengan cara yang sangat dramatis. Setelah buntu di paruh pertama, Carlos Henrique Franca membuka keunggulan tuan rumah lewat golnya menit 69.
Persib lantas membuat lebih dari 8 ribu suporter terdiam oleh lesakan Uilliam Pereira menit 90+2. Tapi satu menit berselang. Sudi Abdallah memastikan 3 poin bagi tim berjulukan Laskar Kalinyamat.

Foto : selebrasi gol Carlos Henrique Franca (c)media-persijapjepara
Hasil ini membuat Persijap jadi tim promosi yang meraup 3 angka pada laga home perdana. Lantaran PSIM Yogyakarta ditahan imbang Arema FC 1-1, begitu pula laga Bhayangkara FC versus PSM Makassar yang berujung imbang 1-1.
Bagi tim peringkat 3 Liga 2 musim lalu itu, poin penuh atas Persib tak cuma menjadi yang pertama sejak naik kasta dari Liga 2. Lebih spesial lagi, kemenangan itu diperoleh dari tim pemenang Liga 1 edisi 2023/24 dan 2024/25.
“Tentu senang dengan hasil ini, pertandingan yang menarik. Setelah kita unggul 1-0, kemudian imbang 1-1 dan akhirnya kita bisa cetak gol kedua,” kata pelatih Persijap, Mario Lemos pada situs I-League.
Hasil ini menempatkan Persijap di peringkat 5 klasemen BRI Super League dengan 4 poin, dibawah Persija Jakarta (6 poin), Borneo FC (6), Arema FC (4) dan Malut United (4).
Baca Juga : Persib Bandung Kalah 2-1 dari Persijap Jepara, Gagal Raih Poin di Pekan Kedua Liga
Persijap Kurang Disiplin

Foto (c)media-persijapjepara
Sayangnya, kiprah gemilang Persijap di BRI Super League tak berbanding lurus dengan tingkat kedisiplinan para pemain saat berlaga di lapangan hijau.
Bagaimana tidak, baru bertanding 2 kali, tim asal Kota Ukir ini sudah mengantongi 10 kartu kuning. Wahyudi Hamisi dkk diganjar 6 kartu kuning saat mengimbangi PSM Makassar 1-1 dan 4 kartu kuning lainnya kala mengalahkan Persib.
Perihal ini, Mario Lemos beralasan bahwa itu adalah konsekuensi dari fighting spirit tinggi anak asuhnya plus keinginan besar meraih kemenangan.
“Jumlah yang agak banyak memang, Tapi kita memang harus fight dan itu adalah risikonya. terpenting kita dapat poin di dua laga ini,” ucap juru taktik kebangsaan Portugal tersebut.
Baca Juga : Kiper Persik Nyaris Samai Rekor Fenomenal Sonny Stevens
