Totalsports.id – Rekor apik Persebaya harus terhenti ketika dikalahkan Bhayangkara FC 1-2, pada lanjutan pekan ke-21 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBR) Surabaya, Sabtu (14/2/2026).
Gol Mihailo Perovic pada menit 64 tak mampu mengejar keunggulan Bhayangkara FC melalui lesakan Bernard Henry menit 26 dan Moussa Sidibe (45+2). Kekalahan yang memutus rekor 13 laga tak terkalahkan.
Terkahir kali Persebaya menelan kekalahan adalah saat dilumat Persija 1-3 di GBT (18/10/2025) lalu. Setelah itu, Rachmat Irianto dkk meraup 6 kali kemenangan dan 7 kali seri.
“Kami sedikit lengah pada situasi krusial dan itu menjadi pembeda. Kami kalah bukan karena wasit, tapi karena efektivitas mereka lebih baik. Itu saja,” bilang Pelatih Persebaya asal Portugal, Bernardo Tavares dalam konferensi pers.
Kekalahan dari Bhayangkara FC juga menggagalkan klub kebanggaan Arek Suroboyo untuk meramaikan jalur juara Super League karena terpaku di peringkat 5 dengan 35 poin, di belakang Persib Bandung (47 poin), Borneo FC (46), Persija (41) dan Malut United (40).
Jersey Spesial Persebaya
Tak cuma itu, kekalahan dari Bhayangkara FC juga menodai aksi tim Bajul Ijo di hari spesial. Bahkan, manajemen sampai merilis jersey fourth (keempat) musim ini bernuansa Imlek atau perigatan Tahun Baru China pada Selasa (17/2/2026).
Ya, jersey baru itu memang mengusung Imlek. Warna hijau dipadukan dengan merah yang menjulur secara vertikal, menandakan semangat keberanian, energi dan identitas klub.
Nuansa Imlek juga kental pada nama dan nomor punggung Bruno Moreira dkk. Persebaya menyematkan ornamen kuda api, yang merupakan shio di tahun baru 2477.
“Sejak musim 2024/25, AZA (sponsor aparel) dan Persebaya konsisten menghadirkan inovasi (merilis jersey fourth untuk pertandingan kompetisi),” kata Manajer AZA, Arif Rahman Hakim dalam rilisnya.
Baca Juga : Review Pekan 20 Super League : Madura Terancam
