Totalsports.id – Persik Kediri kembali terganggu faktor non teknis saat menjamu Dewa United pada pekan ke-25 BRI Liga 1 2024/2025.
Lampu penerangan kembali padam sehingga menghentikan pertandingan di Stadion Brawijaya Kediri Sabtu, (1/5/2025).
Awalnya, laga yang dimulai pada pukul 20:30 WIB itu berjalan lancar. Dewa United mencuri 2 gol cepat melalui aksi Egy Maulana Vikri pada menit 12, disusul Alex Martins 8 menit berselang.
Namun, tensi laga yang sedang menarik harus terhenti pada menit 33. Lampu penerangan pada 4 tiang lampu stadion tiba-tiba padam secara serentak.

Foto : Egy Maulana Vikri saat duel bola dengan Hamra Hehanussa (c)X-dewaunitedfc_
Setelah berhenti selama 15 menit, pertandingan bisa dilanjutkan. Hingga peluit panjang, Persik hanya mampu membalas lewat gol Mohammad Khanafi menit 89 sehingga skor akhir 1-2.
Insiden ini menjadi yang kedua kali terjadi di Stadion Brawijaya. Sebelumnya, situasi serupa juga terjadi saat Persik menjamu Persis Solo yang berkesudahan 0-0 (14/2/2025) lalu.
Saat laga menjamu Persis Solo, lampu tiba-tiba padam pada menit 86 dan berlanjut setelah menunggu lebih dari 10 menit.
“Penyebab lampu mati karena daya yang kurang. Makanya saat menyala lagi, disiasati untuk mematikan 4 bola lampu (dari total 96 bola lampu di 4 tiang),” beber Ketua LOC Persik, Tri Widodo.
Baca Juga : Drama Liga 1, Kartu Merah Hingga Lampu Padam Di Kediri
Persik Buka Opsi Pindah

Foto : Stadion Soepriadi Blitar saat jadi kandang Arema FC di Liga 1 (c)iansetiawan
Sehubungan dengan itu, pihak LOC kini mulai membuka sejumlah opsi sebagai solusi kongkrit atas masalah kelistrikan lampu yang padam kedua kali di Stadion Brawijaya Kediri.
Opsi untuk pindah kandang mulai dibuka sebagai salah satu solusi. Terlebih, Persik punya satu jadwal lagi selama Liga 1 digelar pada Ramadhan, yakni menjamu PSM Makassar (11/3/2025) mendatang.
Melihat jarak dan kondisi terkini, Stadion Soepriadi di Blitar yang juga digunakan Arema FC bisa menjadi opsi. Namun, pihak LOC bersama klub perlu mengkaji opsi ini lebih mendalam.
“Yang paling relevan ya Stadion Gelora Delta di Sidoarjo. Tapi semua tergantung pada manajemen (Persik), keputusannya bagaimana,” pungkas Tri Widodo.
Baca Juga : PSIM Borong Gelar Liga 2, Persipura Menang Play-Off
