Home SepakbolaKecewa Insiden, Arema FC Tetap Berlaga Di Kanjuruhan

Kecewa Insiden, Arema FC Tetap Berlaga Di Kanjuruhan

by Ian Setiawan
0 comments Foto : pemain Arema FC, Arkhan Fikri dalam perebutan bola dengan pemain Persik, Hugo Samir (c)media-aremafc

Totalsports.id – Arema FC kecewa berat atas insiden perusakan bus tim Persik Kediri usai pertemuan kedua tim dalam Derbi Jatim di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (11/5/2025).

Seharusnya, laga itu jadi momen come back bagi klub berlogo singa karena telah berpindah-pindah kandang selama 2,5 tahun selepas Tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober 2022 silam.

Namun, momen itu dirusak oleh segelintir oknum suporter yang kecewa dengan kekalahan tim tuan rumah 0-3. Aksi lemparan batu di ruas jalan luar stadion menyebabkan kaca bus sisi kiri pecah.

Tak cuma mencederai sportivitas, tapi insiden itu juga semakin mencoreng nama klub yang sudah mati-matian mencapai prestasi maksimal di kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.

“Kita kecewa dengan beberapa stakeholders. Tiga tahun kami berusaha mempertahankan eksistensi klub. Bersungguh-sungguh untuk kembali ke rumah sendiri,” ujar General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi.

“Kami mengingatkan suporter itu pendukung, tiga tahun mereka tidak dapat memberi dukungan ke Arema FC. Begitu kita pulang, justru tuntutan kesempurnaan yang berlebihan harus dituruti,” Imbuh dia.

Foto : kondisi kaca bus yang ditumpangi tim Persik Kediri usai dilempar batu (c)istimewa

Foto : kondisi kaca bus yang ditumpangi tim Persik Kediri usai dilempar batu (c)istimewa

Klub juga menyoroti standar pengamanan pertandingan. Semua kebutuhan perihal persyaratan hingga menelan anggaran mencapai Rp1 Miliar untuk 2 laga melawan Persik Kediri dan charity games sudah dipenuhi.

“Pihak keamanan mohon lakukan evaluasi, tuntutan kesempurnaan dari sisi mereka yang akhirnya semua dibebankan ke Arema FC. Laga itu (lawan Persik) level high risk dan kami sudah penuhi semuanya,” beber Yusrinal.

“Kejadian pelemparan bus Persik terjadi di area zona 4 diluar stadion, yang menjadi konsen pihak keamanan. Sisi produksi semua upgrading kita lakukan mulai ring 1, ring 2, sampai ring 4 sesuai regulasi dan kebutuhan renpam (rencana pengamanan),” tambah dia.

Situasi itu bahkan sempat membuat Arema FC berpikir untuk kembali memindahkan kandang ke luar Malang, ketika menjamu Semen Padang FC pada home terakhir Liga 1 musim ini.

“Polisi harus tangkap pelaku dan ungkap motif pelemparan bus Persik. Jika pelaku kecewa dengan terkait penyelenggaraan atau karena tim kalah, kenapa tidak dilimpahkan ke kami?” beber Yusrinal.

“Banyak pihak tiada henti mencaci maki klub, yang disatu sisi berusaha bertahan di tengah masa sulit dengan keterbatasan dana, karena tidak ada pemasukan lantaran harus terusir. Seakan-akan kita tidak dihormati disini,” tandas figur pengusaha tersebut.

Baca Juga : Bus Lawan Rusak, Momen Come Back Arema FC Tercoreng

Arema FC Tetap Di Kanjuruhan

Foto : Stadion Kanjuruhan Malang (c)media-aremafc

Foto : Stadion Kanjuruhan Malang (c)media-aremafc

Insiden perusakan kaca bus Persik Kediri memang menjadi atensi publik. Hal itu juga jadi perhatian PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1.

Namun, LIB memastikan bahwa Arema FC tetap berlaga di Stadion Kanjuruhan Malang saat menjamu Semen Padang FC pada pekan ke-34 Liga 1, Sabtu (24/5/2025) dengan kick-off pukul 16:00 WIB.

Pada saat bersamaan, LIB juga merilis 3 jadwal laga yang juga menentukan degradasi. Yakni Madura United lawan PSS Sleman, PSIS Semarang kontra Barito Putera dan Persib Bandung menjamu Persis Solo.

“Tetap di Kanjuruhan, itu update terakhir dari pihak kepolisian. Ini juga jadi pembelajaran penting, jadi tetap disana,” ucap Direktur Utama LIB, Ferry Paulus kepada awak media di Jakarta, Kamis (15/5/2025).

Baca Juga : Jadwal Pekan-34 Liga 1: Zona Degradasi Ketat Sampai Akhir

You may also like

Leave a Comment