Totalsports.id – Kemenangan Persis Solo 3-0 atas Bali United di Stadion Manahan Kamis (12/3/2026), langsung merubah konfigurasi atau susunan tim yang menghuni zona merah BRI Super League 2025/26.
Laskar Sambernyawa yang lama berkutat di dasar klasemen, kini mentas ke zona aman. Lesakan Dejan Tumbas menit 32 serta dua gol Bruno Gomes menit 41 dan 90+9 berujung 20 poin.
Hasil itu juga membuat tim besutan Milomir Seslija tak terkalahkan dalam 6 laga terakhir. Sejak ditekuk Persib Bandung 0-1 (31/1/2026), Muhammad Riyandi dkk memetik 2 kali kemenangan dan 4 kali imbang.
“Bagi saya, ini adalah Ramadan terbaik. Sebab, kami tidak pernah mengalami kekalahan. Dari laga demi laga, kami juga tak terkalahkan,” Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija menuturkan dalam konferensi pers.

Foto : Iker Vallejo saat berebut bola dengan Rahmatzoda (c)X-PSIMJOGJA
Mentasnya klub kebanggaan masyarakat Kota Bengawan dari zona degradasi juga tak lepas dari hasil yang dipetik tim lawan. Persijap Jepara bermain imbang 2-2 lawan PSIM Yogyakarta, sedangkan PSBS Biak takluk 0-2 menjamu Semen Padang.
Persis kini berada di batas aman alias urutan 15, diatas Madura United dan Semen Padang yang juga mengumpulkan 20 poin. Sedangkan PSBS terjerembab ke dasar klasemen Super League dengan 18 angka.
Baca Juga : 3 Tim Jatim Kalah Telak, Persik Dobel Penalti
Persis Unggul Head to Head

Foto : aksi Eky Taufik saat Laskar Sambernyawa mengalahkan Semen Padang (c)X-persisofficial
Berdasarkan Regulasi BRI Super League 2025/26 yang disusun I-League, sistem penentuan peringkat diatur dalam Pasal 7 tentang sistem kompetisi. Ayat 4 poin b menjelaskan perihal perhitungan head to head jika ada tim dengan poin sama.
Dalam kasus ini, Persis, Madura United dan Semen Padang sama-sama mengumpulkan 20 poin. Lantas, mengapa Laskar Sambernyawa pada posisi teratas dibanding 2 tim tersebut?
Persis Solo lebih unggul karena mengoleksi 7 poin dengan perincian pertemuan kontra Madura United (2-1 dan 2-2) serta Semen Padang (3-2). Madura United punya 4 poin ditambah kemenangan 5-1 atas Semen Padang.
Sehingga, perhitungan selisih gol saat ini menjadi opsi kedua setelah rekor pertemuan. Kendati demikian, Persis tetap unggul karena defisit 16 gol (22-44) dibanding Madura United (minus 18 gol) dan Semen Padang (minus 20 gol).
Baca Juga : Persib Bandung Gilas Persik Kediri 3-0: Dominasi Maung Bandung di GBLA
