Home SepakbolaLaga Kandang 2 Tim Jatim Tanpa Penonton Musim Depan

Laga Kandang 2 Tim Jatim Tanpa Penonton Musim Depan

by Ian Setiawan
0 comments Foto : kaca yang pecah saat kerusuhan suporter dalam pertandingan Liga 2 antara tim Persela vs Persijap di Stadion Tuban Sports Center (c)iansetiawan

Totalsports.id – Dua tim yang bermarkas di Jawa Timur mesti menanggung konsekuensi perihal kerusuhan suporter saat menggelar laga kandang di kompetisi musim 2024/2025.

Persela Lamongan menanggung sanksi paling berat, perihal kerusuhan suporter yang terjadi saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Tuban Sports Center, Selasa (18/2/2025) lalu.

Kerusuhan yang terjadi menyebabkan laga penentuan di Babak 8 Besar Pegadaian Liga 2 Grup Y itu terhenti pada menit 79. Suporter merangsek masuk ke lapangan saat Persela tertinggal 0-1.

Beberapa fasilitas stadion pun rusak karena kerusuhan itu. Papan iklan hingga jaring gawang dibakar, lalu kaca-kaca pembatas pada ruangan stadion rusak berat.

Kondisi itu kemudian membuat tim Laskar Joko Tingkir harus melanjutkan 11 menit sisa pertandingan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (19/2/2025). Skor tidak berubah, 1-0 untuk kemenangan Persijap.

Foto : suporter saat merangsek masuk ke lapangan hingga menghentikan pertandingan Persela vs Persijap (c)iansetiawan

Foto : suporter saat merangsek masuk ke lapangan hingga menghentikan pertandingan Persela vs Persijap (c)iansetiawan

Persela akhirnya tersingkir dari perebutan tiket promosi ke Liga 1. Tim asuhan Zulkifli Syukur finis di urutan 4 Grup Y dengan 4 poin, dibawah Bhayangkara FC (9 poin), Persijap Jepara (9) dan PSKC Cimahi (8).

Komite Disiplin (komdis) PSSI lantas menggelar sidang dan memutuskan sejumlah sanksi terhadap Persela dalam surat tertanggal 21 Februari 2025.

“Panitia Pelaksana Pertandingan (LOC) Persela Lamongan diberikan sanksi dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton saat menjadi tuan rumah selama satu musim, berlaku pada kompetisi 2025/2026,” beber komdis.

“Denda sebesar Rp110 juta (dan) pengulangan terhadap pelanggaran terkait diatas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat,” lanjut komdis.

Sanksi tersebut merujuk Pasal 68 huruf (c) jo Pasal 69 ayat 1 dan 2 jo Pasal 70 ayat 1, 2 dan lampiran 1 nomor 5 jo Pasal 13 ayat 2 Kode Disiplin PSSI 2023.

Baca Juga : Rusuh, Persela Lawan Persijap Terhenti Menit 79

Sanksi Tim Laskar Sakera

Foto : suasana kericuhan usai pertandingan Persekabpas versus Tornado FC di Stadion R. Soedrasono Bangil Pasuruan (c)iansetiawan

Foto : suasana kericuhan usai pertandingan Persekabpas versus Tornado FC di Stadion R. Soedrasono Bangil Pasuruan (c)iansetiawan

Persekabpas Pasuruan menjadi tim kedua asal jatim yang harus menanggung sanksi berat dari komdis PSSI, akibat kerusuhan suporter pada Kompetisi PNM Liga Nusantara 2024/2025.

Laskar Sakera menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Tornado FC pada laga Babak 6 Besar Grup X di Stadion R. Soedrasono Bangil Pasuruan,  Kamis (13/2/2025).

Suporter yang kecewa berat, lantas menyerbu lapangan dan merusak sejumlah fasilitas stadion begitu peluit panjang. Sasarannya tak lain adalah perangkat pertandingan dan tim Tornado FC.

Komdis pada putusan 18 Februari 2025, menghukum Persekabpas menggelar 6 pertandingan kandang tanpa penonton untuk kompetisi musim 2025/2026 plus denda Rp5 juta.

Sanksi juga diberikan untuk Ricko Hardiansyah. Kapten tim Persekabpas itu dilarang bermain 1 pertandingan plus denda Rp 5 juta karena percobaan menyerang pemain lawan.

Baca Juga : Persekabpas Kontra Tornado FC Ricuh Di Ujung Laga

You may also like

Leave a Comment