Totalsports.id – Pahit benar hasil yang dialami Persela saat menjamu Persipura Jayapura pada pekan ke-4 Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion Surajaya Lamongan, Senin (6/10/2025).
Harapan untuk melakukan aksi sapu bersih 6 poin home setelah mengalahkan Persiku Kudus 2-1 (29/9/2025), sempat mencuat ketika Osvaldo Haay mencetak gol pada menit 35.
Namun, 3 poin di depan mata itu lenyap seketika akibat padamnya lampu Stadion Surajaya secara tiba-tiba pada menit 72. Ketika itu, Persipura sedang gencar-gencarnya melakukan serangan untuk membalas gol tuan rumah.
Beruntung, suasana gelap gulita hanya berlangsung 5 menit. Kurang dari setengah menit laga berlanjut, Persipura lantas mendapatkan momentum saat Jeam Kelly Sroyer menyamakan skor jadi 1-1 dari gol menit 72.

Foto : Osvaldo Haay saat perebutan bola dengan Takuya Matsunaga (c)instagram-perselafc
Ironisnya, Persela kembali kebobolan pada menit 76 alias 4 menit selepas gol Sroyer. Gol Ramai Rumakiek sekaligus memastikan kemenangan Persipura 2-1 di Stadion Surajaya.
“Matinya lampu mungkin jadi berkah, karena tim bisa mencetak 2 gol balasan. Meski sebenarnya, posisi kami cukup dirugikan karena sedang menyerang ketika lampu mati,” Pelatih Persipura, Ricardo Salampessy menerangkan dalam konferensi pers.
Hasil yang jelas jadi modal penting tim Mutiara Hitam dalam upaya menembus kembali Super League musim depan. Terlebih, Persipura masih akan bertandang ke markas Deltras FC, Sabtu (11/10/2025) nanti.
“Kemenangan yang sangat penting sebagai bekal kami untuk tampil lebih konsisten ke depan,” kata Ramai Rumakiek, yang dalam laga ini menggantikan peran Boaz Solossa sebagai Kapten Persipura.
Baca Juga : Awal Buruk Persela Dengan Sanksi Berat 1 Musim
Persela Tak Salahkan Lampu

Foto : Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso (c)ileague.id
Kekalahan ini jadi yang kedua kali bagi tim Laskar Joko Tingkir di kandang sendiri, usai dipermalukan Deltras FC 1-2 (15/9/2025) lalu. Namun, kekalahan dari Persipura diakui bukan karena hal non teknis.
“Kami kembali kalah di kandang. Sudah unggul, tapi sayang gagal dipertahankan. Gol cepat lawan (usai lampu mati) sedikit meruntuhkan mental pemain,” ungkap Pelatih Persela, Aji Santoso.
“Matinya lampu sebenarnya tidak ada pengaruh, karena memang tidak ada unsur kesengajaan. Tapi karena teknis (permainan), itu lah yang terjadi,” eks juru taktik Arema FC dan Persebaya ini menambahkan.
Hasil negatif ini membuat Persela terlempar ke posisi 7 klasemen Championship Grup 2 dengan 4 poin. Sedangkan Persipura menempati 4 besar bersama Kendal Tornado FC dengan 7 poin, dibawah Barito Putera dan PSS Sleman (12 poin).
Baca Juga : Nestapa PSIS, 4 Kali Kalah Dan Tanpa Suporter
